Tradisi sebelum acara pernikahan

Lamaran
Melamar
artinya meminang, karena pada zaman dulu diantara pria dan wanita yang akan
menikah terkadang masih belum saling mengenal, jadi dalam hal ini orang tualah
yang mencarikan jodoh dengan cara menanyakan kepada seseorang apakah puterinya
sudah atau belum mempunyai calon suami. Dari sini bisa dirembug hari baik untuk
menerima lamaran atas persetujuan bersama.
Upacara
lamaran:
· Pada
hari yang telah ditetapkan, datanglah utusan dari calon besan yaitu orang tua
calon pengantin pria dengan membawa oleh-oleh. Pada zaman dulu yang lazim
disebut Jodang ( tempat makanan dan lain sebagainya ) yang dipikul oleh
empat orang pria.
· Makanan
tersebut biasanya terbuat dari beras ketan antara lain: Jadah, wajik,
rengginang dan sebagainya.
· Menurut
naluri makanan tersebut mengandung makna sebagaimana sifat dari bahan baku
ketan yang banyak glutennya sehingga lengket dan diharapkan kelak kedua
pengantin dan antar besan tetap lengket (pliket,Jawa).
·
Setelah lamaran diterima kemudian kedua belah pihak merundingkan
hari baik untuk melaksanakan upacara peningsetan. Banyak keluarga Jawa masih
melestarikan sistem pemilihan hari pasaran pancawaradalam
menentukan hari baik untuk upacara peningsetan dan hari ijab pernikahan.
Peningsetan
Kata
peningsetan adalah dari kata dasar singset (Jawa) yang berarti ikat,
peningsetan jadi berarti pengikat.
Peningsetan
adalah suatu upacara penyerahan sesuatu sebagai pengikat dari orang tua pihak
pengantin pria kepada pihak calon pengantin putri.Menurut tradisi peningset
terdiri dari:
· Kain
batik
· bahan
kebaya
· semekan
·
perhiasan emas
· uang
yang lazim disebut tukon (imbalan) disesuaikan kemampuan ekonominya
· jodang
yang berisi: jadah, wajik, rengginan, gula, teh, pisang raja satu tangkep, lauk
pauk dan satu jenjang kelapa yang dipikul tersendiri
·
satu jodoh ayam hidup.
Untuk menyambut kedatangan ini diiringi dengan gending Nala Ganjur .
Biasanya penentuan hari baik pernikahan ditentukan bersama antara kedua pihak setelah upacara peningsetan.
Susunan acara yang biasa dilakukan ketika acara lamaran
berlangsung :
· Diawali
dengan kedatangan rombongan keluarga pria ke rumah wanita.
· Pembukaan
acara oleh MC atau pembawa acara.
·
Mengutarakan maksud dan tujuan kedatangan rombongan keluarga pria yang biasanya
diwakilkan oleh utusan yang sudah ditunjuk.
· Kemudian
dari pihak keluarga wanita akan memberikan sambutan penerimaan sebagai tanda
bahwa pihak keluarga menyambut baik rencana lamaran dari pihak pria.
· Penyerahan
secara simbolis hantaran lamaran dari ibu sangan pria kepada ibu sang wanita.
Setelah tiu, sebagai tanda betapa besar cinta kasih keluarga sang wanita kepada
pria maka diserahkan pula tanda cinta kasih balasan yang bisa berupa
seperangkat pakaian pria atau jenis lain yang sudah disepakati sebelumnya.
· Apabila
akan diadakan acara pemasangan cincin maka ibu sang pria akan memasangkan
cincin kepada wanita dan sebaliknya, dari ibu sang wanita kepada pria. Namun,
acara ini juga dapat ditiadakan apabila anda menginginkan pemasangan
cincin akan langsung dilakukan pada waktu acara akad nikah. Semua bergantung
dari pembicaraan internal antara keluarga anda dan keluarga calon pasangan
anda.
· Perkenaan
keluarga masing-masing, yang biasanya diawali oleh keluarga pihak pria baru
kemudian keluarga pihak wanita.
· Penutupan
ole MC atau pembawa acara yang diteruskan dengan doa bersama, bertujuan agar
segala sesuatu yan g telah anda berdua rencanakan dapat berjalan dengan lancar.
· Acara
ramah-tamah yang biasanya diisi dengan makan bersama yang sebelumnya telah
disiapkan.
NAMA : EVA NUR ASYIROH
NIM : 1888201044
MATA
KULIAH : SASTRA DAERAH